Assalaamu'alaikum Wr.Wb
Selamat pagi kawan-kawan 😇
Lagi semangat utak atik mainan baru (blog). Saya termasuk orang yang gaptek heheheh. Kemana sajaaa daku selama ini ...kok baru buat blog😆
Selamat pagi kawan-kawan 😇
Lagi semangat utak atik mainan baru (blog). Saya termasuk orang yang gaptek heheheh. Kemana sajaaa daku selama ini ...kok baru buat blog😆
Sekarang saya mau mereview salah satu tempat wisata di Kabupaten Jombang. Tepatnya di daerah Wonosalam yang terkenal dengan durennya. Sebenarnya saya tahu wisata Sumber Biru ini dari FB. Cakep niaaan foto-fotonya. Tapi saya tahu foto tersebut sudah kena edit jadi tampilannya super kece. Berhubung pada saat itu saya dan keluarga sedang menjenguk Pakdhe yang sedang sakit di daerah Dinoyo Mojokerto, maka saya dan 2 sepupu saya berencana mampir Wonosalam beserta krucil-krucil kami.
![]() |
| Sumber:FB Konglomerat Batavia |
Setelah solat Duhur kami bertiga otw Wonosalam. Sepedaan lho.....bonceng krucil-krucil. Sepupu saya Erna namanya, dia ini sering mbolang naik sepeda ke tempat-tempat wisata yang menurut saya ndlusup(tersembunyi) letaknya. So...dialah guide kami. Bilangnya sih dekat cuma setengah jam dan jalurnya juga ga se-ekstrim Cangar Pacet. Okelaaah...manut wae.
Area Wonosalam ini bukan pegunungan seperti di Batu atau Pacet yang hawanya dingin tapi perbukitan menurut saya. Udaranya cenderung panas ( mungkin karena masih musim kemarau). Sepanjang perjalanan, kanan kiri jalan lebih banyak pepohonan. Jarak antar perkampungan termasuk jauh . Berkali-kali kakak sepupu saya melihat jam di pergelangan tangannya 😕 sama mbak.... daku juga merasa perjalanan ini lebih dari setengah jam.
![]() |
| Sumber: FB Konglomerat Batavia |
Memang jauhnya......... dan jalurnya naik turun seperti Cangar. Was-was juga nanti gimana balik pulangnya karena saya bonceng 2 anak kecil. Berkali-kali kami berhenti untuk tanya warga sekitar tempat wisata tersebut. Bilangnya "Dekat mbak...2km lagi" , " Oow.....5km lagi". Masya Allah.....ternyata beneran jauh😭
Mendekati tempat wisata banyak rambu-rambu TANJAKAN TAJAM,GUNAKAN PERSNELING 1. Oh noooo..... beneran tanjakannya tajam. Sudah ngeri nanti kalau pulang nanti gimana.
Akhinya..... sampai juga kami di Wisata Sumber Biru. Sekitar 1km sebelum masuk jalan kecil menuju TKP, kita antri dulu. Gantian dengan mobil yang keluar dari tempat wisata tersebut. Karena jalannya sempit full debu dan sedang diperbaiki. Jangan membayangkan jalannya beraspal mulus.
Tiket masuk murah banget, cuma Rp.15.000,00 saja untuk 3 orang dewasa dan 4 anak. Itupun sudah termasuk parkir. Dari loket kita masih harus jalan kaki menuju kebawah lokasi yang jalannya berbatu. Wiiih....ramai nian. Full pengunjung karena saat itu hari Minggu
Jadi.....wisata Sumber Biru ini warung air, dimana di atas sungai kecil ada kursi meja untuk pengunjung. Ada juga beberapa spot untuk foto-foto. Sampai lokasi kami semua shock. Entah harus komen gimana. Tadi sudah membayangkan anak-anak bisa main air sepuasnya. Ternyata airnya keruh karena terlalu banyak pengunjung yang datang
![]() |
| Para sepupu dan ponakan |
![]() |
| Kan...... sampai bingung mau ngapain. Hehehehe |
![]() |
| Airnya keruh, hiks... |
![]() |
| Full pengunjung |
Karena wisata baru, maka pasti diburu. Banyak orang penasaran gimana bagusnya wisata ini. Sekitar wisata ini banyak orang jualan kok. Fasilitas umum juga ada seperti toilet. Kata anak saya " adoh-adoh ga renang, mek makan mi" ( jauh-jauh tidak renang, cuma makan mi).
Ya.....kita harapkan wisata Sumber Biru ini berkembang lebih baik ya. Namanya juga wisata baru. Lumrah jika banyak kekurangan. Dengan adanya wisata ini, ikut membantu mengembangkan perekonomian warga sekitar .
Oh ya lupa... sebelum wisata Sumber Biru ini kita akan melewati wisata Banyu Mili dan Taman Pinus. Tapi kita ga mampir karena tujuan utama kita kan Sumber Biru hehehhee.
Pulangnya kami lewat Mojoagung, jalannya lebih oke. Ga naik turun curam. Mungkin sedikit lebih lama tapi ga bikin was-was takut rem blong😁




























