Sunday, October 28, 2018

Banana Cotton Cake

Assalaamu'alaikum Wr.Wb

Telat banget nyobain buat cemilan ini. Tapi memang dulu masih sibuk di luar sertaaa...ga punya gadget dapur . So....bisanya cuma save resep 😄. Sekarang sudah free Insya Allah. Bisa uplek dapur meski banyak errornya😁


Karena hari ini ada 2 ponakan main dirumah dari pagi maka saya ajak mereka main di dapur. Lumayan ada yang bantu ngoles coklat buat coating. Karena ini trial maka jelas banyak kurangnya ya...


Ini nyontek resek mak @fridajoincoffee. Versi kukus dan ekonomis. Sudah banyak yang recook jadi pingin trial juga. Resep saya modifikasi sedikit ya...... saya tambahi chocochips dalamnya. Karena saya ga punya perisa pisang, ya udahlah ga pakai. Kapan-kapan aja coba lagi jika sudah beli.


Berikut resep aslinya....

Bahan A (ayak) :
125 gr tepung  terigu serbaguna
1 sdm susu bubuk
1 sdm maizena
1/2 sdt vanili bubuk

Bahan B:
125 gr gula pasir ( me : 110 gr)
4 putih telur / 150 gr ( me : 5 putih telur karena ukurannya kecil)
1/2 sdt SP

Bahan C :
50 gr margarin leleh
50 ml santal kental ( me : 65 ml santan kara)
Perisa pisang secukupnya ( me: skip)
Pewarna kuning secukupnya ( me : 3 tetes)

Olesan:
DCC leleh

Cara membuat:
1. Mixer bahan B dengan speed rendah sampai speed tinggi hingga kental berjejak
2. Masukkan bahan A secara bertahap, aduk pelan-pelan
3. Masukkan bahan C, aduk balik perlahan
4. Panaskan kukusan, olesi cetakan pisang dengan margarin
5. Tuang 1 sdm adonan ke dalam cetakan, taburkan chocochips, tutup dengan 1 sendok adonan lagi
    atau hingga penuh (asal jangan luber)
6. Kukus selama kurang lebih 10 menit ( ga sampai 10menit kayaknya tadi)
7. Keluarkan dari cetakan dan dinginkan
8. Olesi permukaan cake dengan DCC leleh agar mirip pisang


Note:
DCC sering-sering di panaskan jika mulai membeku
Cepat oles cake sebelum DCC beku


Selamat mencoba....

Thursday, October 25, 2018

Flowers Puff

Assalaamu'alaikum Wr.Wb

Ini baru beli cetakan kue sus, so..semangat buat nyobain. Dan ini pengalaman pertama buat sus. Jadi... jangan terlena dengan tampilan. Pertama kali buat pasti banyak kekurangannya. Resep saya adaptasi dari Bu Putriipermana. Matursuwun nggeh resepnya.
 

Bahan kulit: 
250 ml air
126 gr margarin
1 sdm gula pasir
164 gr terigu protein tinggi
1 sdt vanila extract
4 butir telur

Cara membuat:
1. Didihkan air, margarin dan gula pasir
2. Masukkan terigu dan vanila extract hingga menggumpal. Segera matikan kompor
3. Mixer adonan dalam mangkuk dengan speed rendah hingga agak dingin,masukkan telur satu
    persatu dan mixer kembali hingga tercampur rata.
4. Masukkan adonan dalam plastik segitiga yang telah di beri spuit. Cetak adonan ke dalam cetakan
    sus yang telah di oles margarin tipis-tipis.
5. Oven sekitar 30 menit dalam suhu 200०C

Note:
- Jangan terlalu banyak memberi adonan dalam cetakan karena sus akan mengembang sekali
- Beri jarak yang cukup agar sus tidak saling menempel saat mengembang



Vla :
500 ml susu cair
145 gr gula pasir
20 gr maizena
30 gr terigu protein sedang
2 butir telur
1 sdt vanili extract
1 sdm margarin

Cara membuat:
1. Didihkan setengah bagian dari susu
2. Campur gula pasir, maizena, terigu,vanili dan telur dengan setengah bagian dari susu hingga
    tercampur rata kemudian masukkan dalam susu yang telah mendidih
3. Aduk-aduk hingga menggumpal,tambahkan margarin aduk rat kembali. Matikan kompor
4. Biarkan vla hingga dingin baru di isikan ke dalam kulit sus
5. Hias sesuai selera


Note:
- Bagi saya, vla terlalu manis. Jika tidak suka manis takaran gula bisa di kurangi.
- Sepertinya saya terlalu lama mengaduk vla di atas kompor sehingga saat vla dingin hasilnya terlalu
  kental.


Happy baking....

Caterpillar Bread ( lagi...)

Assalaamu'alaikum Wr.Wb

Masih pakai resep yang sama ya dengan yang kemarin... soalnya resep ini menurut saya mudah kalis dan nguleninya enteng.😊😊 .

properti foto kok kurang nyambung ya..hehehhe
Oh ya, untuk  topping pakai saus bolognise juga wenak. Mirip pizza jadinya😊. Jangan kelamaa manggangnya ya.... nanti keras rotinya.



Happy baking....

Monday, October 22, 2018

Banana Milk Crispy

Assalaamu'alaikum Wr.Wb

Nyobain buat jajanan hits yuk teman-teman. Sebenarnya mudah bikinnya, yang ribet mungkin bikin kulit pastrynya. Tapi jika ingin gampang, bisa pakai kulit pastry siap pakai. Di beberapa supermarket jual yang merk Edo ( bukan iklan ya..)


Bahan :
kulit pastry siap pakai
pisang matang ( potong kecil-kecil)

Topping:
chocochips
kismis
meises
keju parut
almond cincang

Vla ( campur semua bahan) :
1 buah  Telur utuh (kocok)
3 sdm gula halus
2 sdm maizena
1 sdm skm
1 sdm susu bubuk
30 ml air
Vanila cair 2 tetes


Cara membuat:
1. Potong kulit pastry dengan cetakan pisang . Jangan di pas ya...lebihkan sedikit dari ukuran cetakan
2. Isi dengan potongan pisang, tuang vla sekitar 1 sdm dan taburi dengan topping
3. Panggang hingga matang di suhu 170 derajat Celcius( tergantung oven masing-masing)

Note:
1. Saat menuang vla jangan terlalu penuh / sampai tumpah ke cetakan karena nanti lengket dan susah di ambil saat matang
2. Cetakan pisang tidak perlu di oles margarin karena kulit pastry sudah kaya akan mentega
3. Ini kulit pastry saya buat sendiri. Jika sudah terbiasa Insya Allah gampang

Saat keluar dari oven, aromanya......hm... sedap. Hehehehehhehe
Happy Baking...........

Wednesday, October 17, 2018

Churros

Assalaamu'alaikum Wr.Wb

Siapa yang gak kenal camilan ini? rata-rata tau semua ya teman-teman. Yups, Churros si donat Spanyol. Buatnya gampang dan bahan-bahannya juga mudah di dapat. Dan yang terpenting No Ulen 😊. 



Bahan A:
120 gr terigu protein tinggi
30 gr terigu protein rendah
Vanili bubuk 1sdt

Bahan B:
250 ml air
50 gr margarin
1/4 sdt garam
1 sdm gula pasir (optional)
 Bahan C:
2 butir telur , kocok lepas

Topping:
Saus coklat
Gula donat

Cara membuat:
1. Campur dan ayak bahan A
2. Rebus bahan B hingga mendidih,matikan kompor
3. Masukkan bahan A (campuran terigu) ke dalam bahan B, aduk hingga kalis dan tunggu hingga   agak dingin
4. Masukkan kocokan telur dan aduk semua hingga rata
5. Masukkan adonan ke dalam plastik segitiga yang sudah dipasangi spuit
6. Oles tipis loyang dengan margarin dan semprotkan churros,masukkan freezer hingga beku
7. Panaskan minyak goreng dengan api kecil
8. Goreng churros beku hingga coklat keemasan,tiriskan
9. Sajikan churros dengan saus coklat atau taburan gula donat


Adonan kalis, sebelum di beri kocokan telur
Kalau saya memang lebih suka membuat churros di spuit di loyang dulu dan di bekukan. Karena kalau di semprot langsung di atas wajan berisi minyak goreng, harus pake gunting untuk memotong semprotan churros agar ukurannya sama. Kalau dibekukan dulu masih awet. Bisa di goreng sewaktu-waktu.


Jumlah telur bisa dikurangi ya ..... karena makin banyak telur nanti minyak goreng jadi berbusa. Tapi busanya ndak buanyak gitu...


Untuk topping suka-suka ya......gula donat di campur sedikit bubuk kayu manis juga sedap. Di cocol dengan susu kental manis aja juga oke. Selamat mencoba :)

Friday, October 5, 2018

Caterpillar Bread


Assalaamu'alaikum Wr.Wb

Nyobain buat roti sosis yang sudah lama ada dalam list tapi males nguleninya😀. Akhirnya...... eksekusi juga. Alhamdulillah si kecil suka. Rotinya empuk meski sudah dingin.
 

Berikut resepnya teman-teman :

Bahan A:
250 gr terigu protein tinggi
1 kuning telur
2 sdm susu bubuk
50 gr margarin/mentega cair

Bahan B:
130 ml susu cair
1 sdt ragi
3 sdm gula halus

Toping :
Sosis 
Mayonaise
Keju
Saos tomat/sambal
Oregano bubuk

Cara membuat :

1. Campur rata bahan B ke dalam gelas kemudian tambahkan 3 sdm terigu dari bahan A. 
    Biarkan campuran ragi sekitar 10 menit hingga berbusa

2. Masukkan bahan A dalam wadah dan aduk rata

3. Setelah ragi mengembang, masukkan campuran ragi sedikit demi sedikit ke dalam
    campuran terigu ( bahan A)

4. Uleni hingga kalis elastis. Letakkan adonan yang sudah kalis kedalam wadah yang diolesi
    minyak tipis-tipis dan tutup dengan serbet bersih/ plastik wrap. Tunggu hingga 
    mengembang 2x lipat

5. Kempiskan adonan, uleni sebentar dan bentuk sesuai selera.
    Kalau saya, 1 sosis saya bungkus dengan sedikit adonan (asal sosis tertutup rapat).
    Setelah dibentuk jangan lupa biarkan mengembang lagi sekitar 10 menit 

Sumber:FB
6. Beri toping sesuai selera dan oven hingga matang. Saya pakai oven listrik 170 derajat
    Celcius         



Hehehe...belum terampil membentuk roti. Masih acak-acakan dan perlu belajar terus. 
Happy baking....

Sunday, September 30, 2018

Wisata Sumber Biru, Wonosalam Jombang

Assalaamu'alaikum Wr.Wb
Selamat pagi kawan-kawan 😇

Lagi semangat utak atik mainan baru (blog). Saya termasuk orang yang gaptek heheheh. Kemana sajaaa daku selama ini ...kok baru buat blog😆

Sekarang saya mau mereview salah satu tempat wisata di Kabupaten Jombang. Tepatnya di daerah Wonosalam yang terkenal dengan durennya. Sebenarnya saya tahu wisata Sumber Biru ini dari FB. Cakep niaaan foto-fotonya. Tapi saya tahu foto tersebut sudah kena edit jadi tampilannya super kece. Berhubung pada saat itu saya dan keluarga sedang menjenguk Pakdhe yang sedang sakit di daerah Dinoyo Mojokerto, maka saya dan 2 sepupu saya berencana mampir Wonosalam beserta krucil-krucil kami.
Sumber:FB Konglomerat Batavia
Setelah solat Duhur kami bertiga otw Wonosalam. Sepedaan lho.....bonceng krucil-krucil. Sepupu saya Erna namanya, dia ini sering mbolang naik sepeda ke tempat-tempat wisata yang menurut saya ndlusup(tersembunyi) letaknya. So...dialah guide kami. Bilangnya sih dekat cuma setengah jam dan jalurnya juga ga se-ekstrim Cangar Pacet. Okelaaah...manut wae.

Area Wonosalam ini bukan pegunungan seperti di Batu atau Pacet yang hawanya dingin tapi perbukitan menurut saya. Udaranya cenderung panas ( mungkin karena masih musim kemarau). Sepanjang perjalanan, kanan kiri jalan lebih banyak pepohonan. Jarak antar perkampungan termasuk jauh . Berkali-kali kakak sepupu saya melihat jam di pergelangan tangannya 😕 sama mbak.... daku juga merasa perjalanan ini lebih dari setengah jam.


Sumber: FB Konglomerat Batavia
                                       
Memang jauhnya......... dan jalurnya naik turun seperti Cangar. Was-was juga nanti gimana balik pulangnya karena saya bonceng 2 anak kecil. Berkali-kali kami berhenti untuk tanya warga sekitar tempat wisata tersebut. Bilangnya "Dekat mbak...2km lagi" , " Oow.....5km lagi". Masya Allah.....ternyata beneran jauh😭

Mendekati tempat wisata banyak rambu-rambu TANJAKAN TAJAM,GUNAKAN PERSNELING 1. Oh noooo..... beneran tanjakannya tajam. Sudah ngeri nanti kalau pulang nanti gimana.

Akhinya..... sampai juga kami di Wisata Sumber Biru. Sekitar 1km sebelum masuk jalan kecil menuju TKP, kita antri dulu. Gantian dengan mobil yang keluar dari tempat wisata tersebut. Karena jalannya sempit full debu dan sedang diperbaiki.  Jangan membayangkan jalannya beraspal mulus. 

Tiket masuk murah banget, cuma Rp.15.000,00 saja untuk 3 orang dewasa dan 4 anak. Itupun sudah termasuk parkir. Dari loket kita masih harus jalan kaki menuju kebawah lokasi yang jalannya berbatu. Wiiih....ramai nian. Full pengunjung karena saat itu hari Minggu

Jadi.....wisata Sumber Biru ini warung air, dimana di atas sungai kecil ada kursi meja untuk pengunjung. Ada juga beberapa spot untuk foto-foto.  Sampai lokasi kami semua shock. Entah harus komen gimana. Tadi sudah membayangkan anak-anak bisa main air sepuasnya. Ternyata airnya keruh karena terlalu banyak pengunjung yang datang
Para sepupu dan ponakan

Kan...... sampai bingung mau ngapain. Hehehehe


Airnya keruh, hiks...

Full pengunjung

Karena wisata baru, maka pasti diburu. Banyak orang penasaran gimana bagusnya wisata ini. Sekitar wisata ini banyak orang jualan kok. Fasilitas umum juga ada seperti toilet. Kata anak saya " adoh-adoh ga renang, mek makan mi" ( jauh-jauh tidak renang, cuma makan mi).

Ya.....kita harapkan wisata Sumber Biru ini berkembang lebih baik ya. Namanya juga wisata baru. Lumrah jika banyak kekurangan. Dengan adanya wisata ini, ikut membantu mengembangkan perekonomian warga sekitar .

Oh ya lupa... sebelum wisata Sumber Biru ini kita akan melewati wisata Banyu Mili dan Taman Pinus. Tapi kita ga mampir karena tujuan utama kita kan Sumber Biru hehehhee.

Pulangnya kami lewat Mojoagung, jalannya lebih oke. Ga naik turun curam. Mungkin sedikit lebih lama tapi ga bikin was-was takut rem blong😁

Tuesday, September 11, 2018

Henna

Assalaamu'alaikum Wr.Wb

Ini latepost ya.... saat musim nikahan atau lebaran kebanyakan gadis-gadis minta di henna




Monday, September 3, 2018

Coban Talun, Batu Malang

Assalaamu'alaikum Wr.Wb.

Masih kelanjutan halan-halan kami kemarin ke Batu ,Malang. Kami mampir ke Coban Talun yang lokasinya dekat dengan Selecta. Dari penginapan Taman Dolan, dibutuhkan waktu sekitar setengah jam saja. Sepanjang perjalanan, kanan kiri jalan kita bisa menikmati hijaunya perkebunan apel.


Masuk gerbang area Coban Talun kita bayar tiket masuk dulu Rp.10.000,-/orang. Di area wisata ini, selain air terjun Coban Talun juga ada Apache Camp,taman bunga, dan Rumah Pagupon. Tapi bayar lagi jika masuk spot-spot tersebut.

Kami cuma mampir air terjun saja karena kami gak yakin waktunya mencukupi jika semua di kunjungi. Dan kami tidak ingin pulang terlalu sore karena perjalanan nanti naik  motor bertiga, pastinya butuh waktu untuk istirahat sebelum besok si kecil masuk sekolah.

Dari parkiran kita jalan kaki sekitar setengah jam dengan jalan yang masih tanah berbatu dan naik turun. Saya kira air terjunnya dekat. Ternyataaa..... 

Jadi gini, ternyata air terjunnya sangat dekat dari sungai kecil yang sebelumnya kami lalui. Tapi karena tidak ada jalan pintas maka kita harus jalan kaki turun sekitar 7 kelokan yang curam( menurut saya yang gak pernah mendaki gunung). Jalannya penuh debu saat kaki kita menapak. Ini kalau balik pasti ngos-ngosan. Turunnya gampang, baliknya ini nanti menanjak tajam.

Ni anak kok ga capek naik turun tanpa ngos-ngosan
Tapi meski capek saat sudah sampai di air terjun, beneran cakep pemandangannya. Dan lumayan sepi pengunjungnya. Sekitar air terjun ada fasilitas MCK dan warung makanan kok. 

pingin berendam jadinya :)
Cukup main di air, kami balik naik dan aduduh....... beneran...napas ngos-ngosan (ketahuan jarang olahraga). Setelah tanjakan terakhir kami nyerah. Naik ojek ( Rp.10.000/orang) aja menuju parkiran. Bagi teman-teman yang terbiasa naik gunung mungkin jalur ini gampang banget. Tapi bagi saya pribadi....nyerah. Ga mau balik lagi ke air terjunnya .😅

Sunday, September 2, 2018

Serunya menginap di Taman Dolan,Batu


Assalaamu'alaikum Wr.Wb
Selamat pagi teman-teman....


Sekitar awal September 2018 kemarin kami main ke Batu, Malang. Alhamdulillah kami berkesempatan menginap di Taman Dolan. Sebuah penginapan dengan konsep tradisional kalau menurut saya. Alamatnya di Jalan Raya Pandanrejo No.308,Bumiaji, Giripurno – 65332 Kota Batu Malang.

Perjalanan naik sepeda motor dari kota Mojokerto sekitar 4 jam. Cukup lama juga karena kami berhenti beberapa kali untuk istirahat dan macetnya luar biasa saat mendekati pertigaan Karanglo. Coba tadi lewat Cangar pasti lebih cepat. Tapi suami gak mau, lewat luar aja, okelah manut yang nyetir.

salah satu kamar di Taman Dolan

Taman Dolan memiliki beberapa tipe kamar yang dinamakan dengan nama permainan tradisional di Indonesia.. Saat kami datang memang tanpa reservasi terlebih dahulu. Modal nekat memang, jika tidak ada kamar yang kosong (memang saat itu Weekend) kami akan cari penginapan lain. Alhamdulillah ada kamar yang di cancel. So kami dapat kamar Ketapel dengan fasilitas seperti penginapan pada umumnya (tapi tanpa lemari). Kondisi penginapan lumayan bersih. Namun lantai kamar karena terbuat dari kayu, maka antar sambungan masih agak renggang. Untung ga ada lipan atau kecoak yang masuk. Disediakan juga gantungan baju (hanger) tapi ga ada tempat buat njemur😞

Dekat ruang makan dan dapur ada area bermain. Dan disediakan alat-alat permainan tradisional seperti hulahoop, bakiak, egrang, memanah. Namun ada juga flying fox tapi bayar lagi.

Nyobain main egrang




Dekat ruang makan dan dapur ada area bermain. Dan disediakan alat-alat permainan tradisional seperti hulahoop, bakiak, egrang, memanah. Namun ada juga flying fox tapi bayar lagi.

Dari kamar menuju kolam renang menurut saya jalannya kurang oke. Maksudnya terlalu berliku naik turun dan harus lewat rimbunan pohon. 




Berasa kolam pribadi, sepi karena hawanya dingiin
Pemandangan sekitar penginapan asri dan memanjakan mata serta cuacanya jelas sejuk, jadi pingin dikamar aja 😜. Karena kami sampai saat Dhuhur maka kami belum boleh check-inHarus nunggu sekitar pukul 14.00. Namun sambil nunggu kami diperbolehkan renang dan bisa solat di musolla yang dibuat seperti panggung sederhana. Pokoknya serba kayu deh disini bangunannya. Ada 2 area kolam, khusus anak-anak dan dewasa. Tapi yang khusus dewasa kayaknya ga begitu dalam karena airnya tidak di isi full.
Sekitar penginapan banyak kebun sayur mayur
Malam hari kami berkeliling sekitar alun-alun kota batu dan mampir BNS. Tapi BNS termasuk sepi padahal Weekend.

Keesokan paginya kami sarapan nasi ayam bakar. Ini sudah termasuk fasilitas penginapan,free breakfast untuk 2 orang. Jika bertiga ya nambah Rp.25.000 untuk seporsi lagi. Yang saya tahu, menu breakfast ada 2 macam, nasgor dan ayam bakar. Tapi kita tidak bisa milih ya...terserah pihak penginapan hari itu menunya apa. Dan rasanya.....wenak tenan. Anak saya habis, padahal agak pedas tapi dia bilang "pedes tapi enak"😛

Setelah sarapan kami mbolang ke wisata sekitar tapi nanti saya pisah di judul lain.  Dhuhur kami sudah check-out karena kami tidak ingin pulang terlalu malam dan agar ada waktu istirahat. Secara umum kami senang menginap di Taman Dolan. Saya kasih 4/5 bintang deh karena memang area parkir masih berdebu dan tidak beratap. Semoga Taman Dolan lebih baik lagi kedepannya.


Banana Cotton Cake